Peran Media Sosial dalam Mempromosikan Lembaga Pendidikan Islam: Strategi dan Dampaknya

Authors

  • Mujiono STAI Cendekia Insani Author

DOI:

https://doi.org/10.71259/695vze28

Keywords:

Media Sosial, Promosi Pendidikan, Strategi Konten, Pendaftaran Siswa Baru, SMP Al-Falah

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah penggunaan media sosial yang semakin meningkat dalam promosi lembaga pendidikan. SMP Al-Falah Pesanggrahan Jangkar Situbondo, sebagai sekolah Islam swasta, telah memanfaatkan platform media sosial seperti Facebook dan TikTok untuk meningkatkan jumlah pendaftaran siswa baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana strategi promosi melalui media sosial dapat menjadi alat yang efektif dalam menarik minat calon siswa dan orang tua, serta untuk mengidentifikasi dampaknya terhadap pendaftaran siswa baru. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi melalui media sosial yang melibatkan konten kreatif, informatif, dan interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan jumlah pendaftaran siswa baru. Orang tua dan siswa merasa lebih terinformasi dan yakin dengan pilihan mereka setelah melihat konten promosi di media sosial, dan interaksi yang tinggi dengan audiens melalui likes, shares, dan komentar menunjukkan efektivitas strategi yang diterapkan

References

Boyd, D. M., & Ellison, N. B. (2007). Social network sites: Definition, history, and scholarship. Journal of Computer-Mediated Communication, 13(1), 210-230. https://doi.org/10.1111/j.1083-6101.2007.00393.x

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research

in Psychology, 3(2), 77-101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27-40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027

Greenhow, C., & Lewin, C. (2016). Social media and education: Reconceptualizing the boundaries of formal and informal learning.

Learning, Media and Technology, 41(1), 6-30. https://doi.org/10.1080/17439884.2015.1064954

Järvelä, S., Järvenoja, H., Malmberg, J., & Näykki, P. (2019). What works in promoting social and emotional learning: Lessons from three interventions. Learning and Instruction, 63, 101203. https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2019.101203

Kvale, S., & Brinkmann, S. (2009). Interviews: Learning the craft of qualitative research interviewing. Sage Publications.

Manca, S., & Ranieri, M. (2016). Facebook and the others. Potentials and obstacles of social media for teaching in higher education. Computers & Education, 95, 216-230. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2016.01.012

Spradley, J. P. (2016). Participant observation. Waveland Press.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.

Downloads

Published

2024-06-24

Issue

Section

Articles

How to Cite

Peran Media Sosial dalam Mempromosikan Lembaga Pendidikan Islam: Strategi dan Dampaknya. (2024). IslamicEdu Management Journal, 1(1), 40-51. https://doi.org/10.71259/695vze28